Kamis, 22 Oktober 2026

Menghitung Jarak Episentrum (X1, X2, X4 dan X.5)

 

                   



1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Kamis, 22 Oktober 2026
- Kelas                  : X1, X2, X4 dan X.5
- Materi                : Menghitung Jarak Episentrum


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian episentrum dan hubungannya dengan gelombang primer (P) dan sekunder (S).
  2. Mengidentifikasi data waktu tiba gelombang P dan S dari beberapa stasiun seismograf.
  3. Menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S untuk menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  4. Menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf.
  5. Menganalisis hasil perhitungan dan menyimpulkan lokasi episentrum suatu gempa dengan tepat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas di dalam bumi serta memahami pentingnya mengetahui lokasi sumber gempa sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan bencana.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep gelombang P, gelombang S, selisih waktu tiba gelombang, jarak episentrum, dan lokasi episentrum dengan kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kehidupan nyata.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar menghitung episentrum melalui gambar/diagram gelombang P dan S, simulasi sederhana, latihan perhitungan, permainan menentukan lokasi episentrum, serta analisis peta tiga stasiun seismograf.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Gempa Bumi

Murid memahami pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya, serta istilah hiposentrum dan episentrum.

b. Gelombang Gempa

Murid membedakan karakteristik gelombang P (primer) dan gelombang S (sekunder) berdasarkan kecepatan dan waktu tiba di stasiun seismograf.

c. Selisih Waktu Gelombang P dan S

Murid menentukan selisih waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data hasil pencatatan seismograf.

d. Menghitung Jarak Episentrum

Murid menghitung jarak episentrum dari suatu stasiun pengamatan berdasarkan selisih waktu tiba gelombang P dan S menggunakan rumus yang diberikan.

e. Menentukan Lokasi Episentrum

Murid menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf melalui metode lingkaran.

f. Interpretasi Hasil

Murid menganalisis hasil perhitungan dan menjelaskan lokasi episentrum serta kaitannya dengan potensi dampak gempa.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian hiposentrum dan episentrum.
  • Murid mampu membedakan gelombang P dan gelombang S.
  • Murid mampu menentukan waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data seismograf.
  • Murid mampu menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S.
  • Murid mampu menghitung jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  • Murid mampu menggunakan data dari tiga stasiun seismograf untuk menentukan episentrum.
  • Murid mampu menentukan titik perpotongan lingkaran pada peta sebagai lokasi episentrum.
  • Murid mampu menjelaskan hasil perhitungan secara sederhana dan tepat.
  • Murid mampu menghubungkan penentuan episentrum dengan upaya memahami dan mengantisipasi risiko gempa bumi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi








8. Asesmen



9. Refleksi


Rabu, 21 Oktober 2026

Menghitung Jarak Episentrum (X.5, X.3, X.1)

   



1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Rabu, 21 Oktober 2026
- Kelas                  : X.5, X.3, X.1
- Materi                : Menghitung Jarak Episentrum


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian episentrum dan hubungannya dengan gelombang primer (P) dan sekunder (S).
  2. Mengidentifikasi data waktu tiba gelombang P dan S dari beberapa stasiun seismograf.
  3. Menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S untuk menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  4. Menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf.
  5. Menganalisis hasil perhitungan dan menyimpulkan lokasi episentrum suatu gempa dengan tepat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas di dalam bumi serta memahami pentingnya mengetahui lokasi sumber gempa sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan bencana.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep gelombang P, gelombang S, selisih waktu tiba gelombang, jarak episentrum, dan lokasi episentrum dengan kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kehidupan nyata.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar menghitung episentrum melalui gambar/diagram gelombang P dan S, simulasi sederhana, latihan perhitungan, permainan menentukan lokasi episentrum, serta analisis peta tiga stasiun seismograf.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Gempa Bumi

Murid memahami pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya, serta istilah hiposentrum dan episentrum.

b. Gelombang Gempa

Murid membedakan karakteristik gelombang P (primer) dan gelombang S (sekunder) berdasarkan kecepatan dan waktu tiba di stasiun seismograf.

c. Selisih Waktu Gelombang P dan S

Murid menentukan selisih waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data hasil pencatatan seismograf.

d. Menghitung Jarak Episentrum

Murid menghitung jarak episentrum dari suatu stasiun pengamatan berdasarkan selisih waktu tiba gelombang P dan S menggunakan rumus yang diberikan.

e. Menentukan Lokasi Episentrum

Murid menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf melalui metode lingkaran.

f. Interpretasi Hasil

Murid menganalisis hasil perhitungan dan menjelaskan lokasi episentrum serta kaitannya dengan potensi dampak gempa.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian hiposentrum dan episentrum.
  • Murid mampu membedakan gelombang P dan gelombang S.
  • Murid mampu menentukan waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data seismograf.
  • Murid mampu menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S.
  • Murid mampu menghitung jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  • Murid mampu menggunakan data dari tiga stasiun seismograf untuk menentukan episentrum.
  • Murid mampu menentukan titik perpotongan lingkaran pada peta sebagai lokasi episentrum.
  • Murid mampu menjelaskan hasil perhitungan secara sederhana dan tepat.
  • Murid mampu menghubungkan penentuan episentrum dengan upaya memahami dan mengantisipasi risiko gempa bumi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi








8. Asesmen



9. Refleksi



Senin, 19 Oktober 2026

Litosfer (X.2 dan X.3)

            

                             


1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Senin, 19 Oktober 2026
- Kelas                  : X.2 dan X.3
- Materi                : Litosfer


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian dan struktur litosfer.
  2. Mengidentifikasi jenis batuan dan proses pembentukannya.
  3. Menjelaskan siklus batuan.
  4. Menjelaskan tektonisme dan pergerakan lempeng.
  5. Mengidentifikasi jenis batas lempeng dan dampaknya.
  6. Menjelaskan proses vulkanisme dan gempa bumi.
  7. Menjelaskan tenaga eksogen serta proses pelapukan, erosi, dan sedimentasi.
  8. Menganalisis hubungan tenaga endogen dan eksogen dengan perubahan bentuk muka bumi.
  9. Mengidentifikasi potensi bencana geologi dan upaya mitigasinya.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa bumi terus mengalami perubahan akibat proses geologi dan memahami pentingnya menjaga serta mengenali lingkungan.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan materi litosfer dengan fenomena nyata seperti gempa, gunung api, longsor, erosi, dan pembentukan pegunungan.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar melalui gambar, diagram, peta, video, pengamatan lingkungan, simulasi, dan analisis fenomena geologi sederhana.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Struktur Litosfer
Murid memahami struktur dan karakteristik litosfer benua serta samudra.

b. Batuan dan Siklus Batuan
Murid mengidentifikasi batuan beku, sedimen, metamorf serta menjelaskan siklus batuan.

c. Tektonisme dan Lempeng
Murid memahami tektonisme, pergerakan lempeng, serta batas divergen, konvergen, dan transform.

d. Vulkanisme dan Gempa
Murid menjelaskan proses vulkanisme, jenis gempa, serta dampaknya terhadap kehidupan.

e. Tenaga Eksogen
Murid memahami pelapukan, erosi, transportasi, sedimentasi, dan gerakan massa.

f. Perubahan Muka Bumi dan Mitigasi
Murid menganalisis hubungan tenaga endogen dan eksogen serta upaya mitigasi bencana geologi.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian dan struktur litosfer.
  • Murid mampu mengidentifikasi jenis batuan dan proses pembentukannya.
  • Murid mampu menjelaskan siklus batuan.
  • Murid mampu menjelaskan tektonisme dan jenis batas lempeng.
  • Murid mampu mengidentifikasi dampak pergerakan lempeng.
  • Murid mampu menjelaskan vulkanisme dan gempa bumi.
  • Murid mampu mengidentifikasi proses pelapukan, erosi, dan sedimentasi.
  • Murid mampu membedakan tenaga endogen dan eksogen.
  • Murid mampu menganalisis perubahan bentuk muka bumi akibat proses geologi.
  • Murid mampu menjelaskan langkah sederhana mitigasi bencana geologi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi


8. Asesmen

Soal Pilihan Ganda

1. Lapisan bumi yang bersifat kaku dan tersusun atas kerak bumi serta bagian atas mantel disebut …
A. Astenosfer
B. Litosfer
C. Mesosfer
D. Inti luar
E. Inti dalam

2. Batuan yang terbentuk akibat pembekuan magma disebut batuan …
A. Sedimen
B. Metamorf
C. Beku
D. Karbonat
E. Organik

3. Perubahan bentuk lapisan batuan akibat tekanan yang menyebabkan lapisan batuan melengkung disebut …
A. Patahan
B. Lipatan
C. Erosi
D. Sedimentasi
E. Pelapukan

4. Dua lempeng bergerak saling mendekat. Salah satu lempeng menunjam ke bawah lempeng lainnya dan membentuk zona subduksi. Pergerakan tersebut merupakan batas lempeng …
A. Divergen
B. Transform
C. Konvergen
D. Horizontal
E. Sesar

5. Magma yang berhasil mencapai permukaan bumi melalui aktivitas gunung api disebut proses …
A. Intrusi
B. Ekstrusi
C. Sedimentasi
D. Metamorfisme
E. Pelapukan

6. Titik di dalam bumi tempat pertama kali terjadi pelepasan energi gempa disebut …
A. Episentrum
B. Hiposentrum
C. Seismograf
D. Sesar
E. Patahan

7. Perhatikan proses berikut!
Batuan → pelapukan → material terbawa aliran air → material mengendap di suatu tempat.

Proses terakhir pada rangkaian tersebut disebut …
A. Erosi
B. Pelapukan
C. Transportasi
D. Sedimentasi
E. Vulkanisme

8. Perhatikan fenomena berikut:
(1) Gempa bumi akibat pergerakan lempeng
(2) Letusan gunung api
(3) Pelapukan batuan
(4) Erosi oleh aliran sungai

Fenomena yang termasuk tenaga endogen ditunjukkan oleh nomor …
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)


9. Refleksi




Kamis, 15 Oktober 2026

Liitosfer (X.4 X.5 X.2 X.1)

                       



1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Rab, 14 Oktober 2026
- Kelas                  : X.5, X.3, X.1
- Materi                : Litosfer


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian dan struktur litosfer.
  2. Mengidentifikasi jenis batuan dan proses pembentukannya.
  3. Menjelaskan siklus batuan.
  4. Menjelaskan tektonisme dan pergerakan lempeng.
  5. Mengidentifikasi jenis batas lempeng dan dampaknya.
  6. Menjelaskan proses vulkanisme dan gempa bumi.
  7. Menjelaskan tenaga eksogen serta proses pelapukan, erosi, dan sedimentasi.
  8. Menganalisis hubungan tenaga endogen dan eksogen dengan perubahan bentuk muka bumi.
  9. Mengidentifikasi potensi bencana geologi dan upaya mitigasinya.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa bumi terus mengalami perubahan akibat proses geologi dan memahami pentingnya menjaga serta mengenali lingkungan.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan materi litosfer dengan fenomena nyata seperti gempa, gunung api, longsor, erosi, dan pembentukan pegunungan.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar melalui gambar, diagram, peta, video, pengamatan lingkungan, simulasi, dan analisis fenomena geologi sederhana.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Struktur Litosfer
Murid memahami struktur dan karakteristik litosfer benua serta samudra.

b. Batuan dan Siklus Batuan
Murid mengidentifikasi batuan beku, sedimen, metamorf serta menjelaskan siklus batuan.

c. Tektonisme dan Lempeng
Murid memahami tektonisme, pergerakan lempeng, serta batas divergen, konvergen, dan transform.

d. Vulkanisme dan Gempa
Murid menjelaskan proses vulkanisme, jenis gempa, serta dampaknya terhadap kehidupan.

e. Tenaga Eksogen
Murid memahami pelapukan, erosi, transportasi, sedimentasi, dan gerakan massa.

f. Perubahan Muka Bumi dan Mitigasi
Murid menganalisis hubungan tenaga endogen dan eksogen serta upaya mitigasi bencana geologi.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian dan struktur litosfer.
  • Murid mampu mengidentifikasi jenis batuan dan proses pembentukannya.
  • Murid mampu menjelaskan siklus batuan.
  • Murid mampu menjelaskan tektonisme dan jenis batas lempeng.
  • Murid mampu mengidentifikasi dampak pergerakan lempeng.
  • Murid mampu menjelaskan vulkanisme dan gempa bumi.
  • Murid mampu mengidentifikasi proses pelapukan, erosi, dan sedimentasi.
  • Murid mampu membedakan tenaga endogen dan eksogen.
  • Murid mampu menganalisis perubahan bentuk muka bumi akibat proses geologi.
  • Murid mampu menjelaskan langkah sederhana mitigasi bencana geologi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi


8. Asesmen

Soal Pilihan Ganda

1. Lapisan bumi yang bersifat kaku dan tersusun atas kerak bumi serta bagian atas mantel disebut …
A. Astenosfer
B. Litosfer
C. Mesosfer
D. Inti luar
E. Inti dalam

2. Batuan yang terbentuk akibat pembekuan magma disebut batuan …
A. Sedimen
B. Metamorf
C. Beku
D. Karbonat
E. Organik

3. Perubahan bentuk lapisan batuan akibat tekanan yang menyebabkan lapisan batuan melengkung disebut …
A. Patahan
B. Lipatan
C. Erosi
D. Sedimentasi
E. Pelapukan

4. Dua lempeng bergerak saling mendekat. Salah satu lempeng menunjam ke bawah lempeng lainnya dan membentuk zona subduksi. Pergerakan tersebut merupakan batas lempeng …
A. Divergen
B. Transform
C. Konvergen
D. Horizontal
E. Sesar

5. Magma yang berhasil mencapai permukaan bumi melalui aktivitas gunung api disebut proses …
A. Intrusi
B. Ekstrusi
C. Sedimentasi
D. Metamorfisme
E. Pelapukan

6. Titik di dalam bumi tempat pertama kali terjadi pelepasan energi gempa disebut …
A. Episentrum
B. Hiposentrum
C. Seismograf
D. Sesar
E. Patahan

7. Perhatikan proses berikut!
Batuan → pelapukan → material terbawa aliran air → material mengendap di suatu tempat.

Proses terakhir pada rangkaian tersebut disebut …
A. Erosi
B. Pelapukan
C. Transportasi
D. Sedimentasi
E. Vulkanisme

8. Perhatikan fenomena berikut:
(1) Gempa bumi akibat pergerakan lempeng
(2) Letusan gunung api
(3) Pelapukan batuan
(4) Erosi oleh aliran sungai

Fenomena yang termasuk tenaga endogen ditunjukkan oleh nomor …
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)


9. Refleksi





Rabu, 14 Oktober 2026

Litosfer (X.5, X.3, X.1)

 

                                 



1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Rab, 14 Oktober 2026
- Kelas                  : X.5, X.3, X.1
- Materi                : Litosfer


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian dan struktur litosfer.
  2. Mengidentifikasi jenis batuan dan proses pembentukannya.
  3. Menjelaskan siklus batuan.
  4. Menjelaskan tektonisme dan pergerakan lempeng.
  5. Mengidentifikasi jenis batas lempeng dan dampaknya.
  6. Menjelaskan proses vulkanisme dan gempa bumi.
  7. Menjelaskan tenaga eksogen serta proses pelapukan, erosi, dan sedimentasi.
  8. Menganalisis hubungan tenaga endogen dan eksogen dengan perubahan bentuk muka bumi.
  9. Mengidentifikasi potensi bencana geologi dan upaya mitigasinya.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa bumi terus mengalami perubahan akibat proses geologi dan memahami pentingnya menjaga serta mengenali lingkungan.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan materi litosfer dengan fenomena nyata seperti gempa, gunung api, longsor, erosi, dan pembentukan pegunungan.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar melalui gambar, diagram, peta, video, pengamatan lingkungan, simulasi, dan analisis fenomena geologi sederhana.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Struktur Litosfer
Murid memahami struktur dan karakteristik litosfer benua serta samudra.

b. Batuan dan Siklus Batuan
Murid mengidentifikasi batuan beku, sedimen, metamorf serta menjelaskan siklus batuan.

c. Tektonisme dan Lempeng
Murid memahami tektonisme, pergerakan lempeng, serta batas divergen, konvergen, dan transform.

d. Vulkanisme dan Gempa
Murid menjelaskan proses vulkanisme, jenis gempa, serta dampaknya terhadap kehidupan.

e. Tenaga Eksogen
Murid memahami pelapukan, erosi, transportasi, sedimentasi, dan gerakan massa.

f. Perubahan Muka Bumi dan Mitigasi
Murid menganalisis hubungan tenaga endogen dan eksogen serta upaya mitigasi bencana geologi.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian dan struktur litosfer.
  • Murid mampu mengidentifikasi jenis batuan dan proses pembentukannya.
  • Murid mampu menjelaskan siklus batuan.
  • Murid mampu menjelaskan tektonisme dan jenis batas lempeng.
  • Murid mampu mengidentifikasi dampak pergerakan lempeng.
  • Murid mampu menjelaskan vulkanisme dan gempa bumi.
  • Murid mampu mengidentifikasi proses pelapukan, erosi, dan sedimentasi.
  • Murid mampu membedakan tenaga endogen dan eksogen.
  • Murid mampu menganalisis perubahan bentuk muka bumi akibat proses geologi.
  • Murid mampu menjelaskan langkah sederhana mitigasi bencana geologi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi


8. Asesmen

Soal Pilihan Ganda

1. Lapisan bumi yang bersifat kaku dan tersusun atas kerak bumi serta bagian atas mantel disebut …
A. Astenosfer
B. Litosfer
C. Mesosfer
D. Inti luar
E. Inti dalam

2. Batuan yang terbentuk akibat pembekuan magma disebut batuan …
A. Sedimen
B. Metamorf
C. Beku
D. Karbonat
E. Organik

3. Perubahan bentuk lapisan batuan akibat tekanan yang menyebabkan lapisan batuan melengkung disebut …
A. Patahan
B. Lipatan
C. Erosi
D. Sedimentasi
E. Pelapukan

4. Dua lempeng bergerak saling mendekat. Salah satu lempeng menunjam ke bawah lempeng lainnya dan membentuk zona subduksi. Pergerakan tersebut merupakan batas lempeng …
A. Divergen
B. Transform
C. Konvergen
D. Horizontal
E. Sesar

5. Magma yang berhasil mencapai permukaan bumi melalui aktivitas gunung api disebut proses …
A. Intrusi
B. Ekstrusi
C. Sedimentasi
D. Metamorfisme
E. Pelapukan

6. Titik di dalam bumi tempat pertama kali terjadi pelepasan energi gempa disebut …
A. Episentrum
B. Hiposentrum
C. Seismograf
D. Sesar
E. Patahan

7. Perhatikan proses berikut!
Batuan → pelapukan → material terbawa aliran air → material mengendap di suatu tempat.

Proses terakhir pada rangkaian tersebut disebut …
A. Erosi
B. Pelapukan
C. Transportasi
D. Sedimentasi
E. Vulkanisme

8. Perhatikan fenomena berikut:
(1) Gempa bumi akibat pergerakan lempeng
(2) Letusan gunung api
(3) Pelapukan batuan
(4) Erosi oleh aliran sungai

Fenomena yang termasuk tenaga endogen ditunjukkan oleh nomor …
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)


9. Refleksi





Menghitung Jarak Episentrum (X1, X2, X4 dan X.5)

                      1. Identitas  - Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd. - Mapel Diampu     : Geografi - Hari/Tanggal       ...