Jumat, 06 November 2026

Pembangunan Wilayah (XII.S.2)

                                      

1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       :  Jumat, 06 November 2026
- Kelas                  : XII.S.2
- Materi                : Pembangunan Wilayah


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase F, murid mampu memahami konsep pembangunan wilayah, tata ruang, dan interaksi keruangan dalam pembangunan wilayah. Murid mampu menganalisis konsep wilayah, teori pembangunan wilayah, pusat pertumbuhan, struktur dan pola keruangan kota, serta hubungan antara desa dan kota. Murid juga mampu mengidentifikasi potensi dan permasalahan wilayah, menganalisis pengaruh pembangunan wilayah terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan, serta memahami perencanaan tata ruang dan pengembangan wilayah berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan konsep pembangunan wilayah dan tata ruang.
  2. Mengidentifikasi teori pembangunan wilayah dan pusat pertumbuhan.
  3. Menganalisis pola keruangan kota serta interaksi desa dan kota.
  4. Mengidentifikasi potensi dan permasalahan pembangunan wilayah di Indonesia.
  5. Menganalisis dampak pembangunan wilayah terhadap kehidupan masyarakat dan lingkungan.
  6. Menjelaskan upaya pengembangan wilayah berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari pentingnya pembangunan wilayah dan penataan ruang dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep pembangunan wilayah, pusat pertumbuhan, interaksi desa dan kota, serta tata ruang dengan kondisi pembangunan wilayah di Indonesia.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar melalui pengamatan gambar, analisis peta, diskusi kelompok, studi kasus pembangunan wilayah, serta permainan edukatif terkait potensi dan permasalahan wilayah.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
a. Konsep Pembangunan Wilayah
Murid memahami pengertian wilayah, pembangunan wilayah, dan tata ruang serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan wilayah.

b. Teori dan Pusat Pertumbuhan
Murid memahami teori pembangunan wilayah serta mengidentifikasi konsep dan peran pusat pertumbuhan dalam perkembangan wilayah.

c. Struktur dan Pola Keruangan Kota
Murid mengidentifikasi struktur dan pola keruangan kota serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kota.

d. Interaksi Desa dan Kota
Murid memahami karakteristik wilayah desa dan kota serta menganalisis bentuk interaksi dan dampaknya.

e. Potensi dan Permasakahan Wilayah
Murid mengidentifikasi potensi dan permasalahan pembangunan wilayah di Indonesia serta upaya pengembangannya.

f. Pembangunan Wilayah Berkelanjutan
Murid menganalisis pengaruh pembangunan wilayah terhadap kehidupan masyarakat, lingkungan, dan kesejahteraan serta pentingnya penataan ruang berkelanjutan.


5. Indikator Ketercapaian

  • Murid mampu menjelaskan pengertian pembangunan wilayah dan tata ruang.

  • Murid mampu mengidentifikasi teori pembangunan wilayah dan pusat pertumbuhan.

  • Murid mampu menjelaskan struktur dan pola keruangan kota.

  • Murid mampu membedakan karakteristik wilayah desa dan kota.

  • Murid mampu menganalisis interaksi desa dan kota.

  • Murid mampu mengidentifikasi potensi dan permasalahan pembangunan wilayah di Indonesia.

  • Murid mampu menganalisis dampak pembangunan wilayah terhadap masyarakat dan lingkungan.

  • Murid mampu menjelaskan upaya pembangunan wilayah berkelanjutan.


6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Hud: 61

هُوَ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيْهَا

Artinya: "Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya."

Kaitan: Ayat ini berkaitan dengan pembangunan wilayah karena manusia diberikan amanah untuk mengelola, memanfaatkan, dan memakmurkan bumi secara bijaksana.

 


7. Materi























9. Refleksi

Kamis, 05 November 2026

Menghitung Episentrum (X.4 X.5 X.2 X.1)

  

                     


1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Kamis, 04 November 2026
- Kelas                  : X.5, X.2, X.4, dan X.1
- Materi                : Menghitung Jarak Episentrum


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian episentrum dan hubungannya dengan gelombang primer (P) dan sekunder (S).
  2. Mengidentifikasi data waktu tiba gelombang P dan S dari beberapa stasiun seismograf.
  3. Menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S untuk menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  4. Menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf.
  5. Menganalisis hasil perhitungan dan menyimpulkan lokasi episentrum suatu gempa dengan tepat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas di dalam bumi serta memahami pentingnya mengetahui lokasi sumber gempa sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan bencana.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep gelombang P, gelombang S, selisih waktu tiba gelombang, jarak episentrum, dan lokasi episentrum dengan kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kehidupan nyata.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar menghitung episentrum melalui gambar/diagram gelombang P dan S, simulasi sederhana, latihan perhitungan, permainan menentukan lokasi episentrum, serta analisis peta tiga stasiun seismograf.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Gempa Bumi

Murid memahami pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya, serta istilah hiposentrum dan episentrum.

b. Gelombang Gempa

Murid membedakan karakteristik gelombang P (primer) dan gelombang S (sekunder) berdasarkan kecepatan dan waktu tiba di stasiun seismograf.

c. Selisih Waktu Gelombang P dan S

Murid menentukan selisih waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data hasil pencatatan seismograf.

d. Menghitung Jarak Episentrum

Murid menghitung jarak episentrum dari suatu stasiun pengamatan berdasarkan selisih waktu tiba gelombang P dan S menggunakan rumus yang diberikan.

e. Menentukan Lokasi Episentrum

Murid menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf melalui metode lingkaran.

f. Interpretasi Hasil

Murid menganalisis hasil perhitungan dan menjelaskan lokasi episentrum serta kaitannya dengan potensi dampak gempa.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian hiposentrum dan episentrum.
  • Murid mampu membedakan gelombang P dan gelombang S.
  • Murid mampu menentukan waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data seismograf.
  • Murid mampu menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S.
  • Murid mampu menghitung jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  • Murid mampu menggunakan data dari tiga stasiun seismograf untuk menentukan episentrum.
  • Murid mampu menentukan titik perpotongan lingkaran pada peta sebagai lokasi episentrum.
  • Murid mampu menjelaskan hasil perhitungan secara sederhana dan tepat.
  • Murid mampu menghubungkan penentuan episentrum dengan upaya memahami dan mengantisipasi risiko gempa bumi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi






8. Asesmen





9. Refleksi

Rabu, 04 November 2026

Menghitung Jarak Episentrum (X.5, X.3, dan X.1)

 

                     


1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Rabu, 03 November 2026
- Kelas                  : X.5, X.3, dan X.1
- Materi                : Menghitung Jarak Episentrum


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian episentrum dan hubungannya dengan gelombang primer (P) dan sekunder (S).
  2. Mengidentifikasi data waktu tiba gelombang P dan S dari beberapa stasiun seismograf.
  3. Menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S untuk menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  4. Menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf.
  5. Menganalisis hasil perhitungan dan menyimpulkan lokasi episentrum suatu gempa dengan tepat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas di dalam bumi serta memahami pentingnya mengetahui lokasi sumber gempa sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan bencana.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep gelombang P, gelombang S, selisih waktu tiba gelombang, jarak episentrum, dan lokasi episentrum dengan kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kehidupan nyata.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar menghitung episentrum melalui gambar/diagram gelombang P dan S, simulasi sederhana, latihan perhitungan, permainan menentukan lokasi episentrum, serta analisis peta tiga stasiun seismograf.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Gempa Bumi

Murid memahami pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya, serta istilah hiposentrum dan episentrum.

b. Gelombang Gempa

Murid membedakan karakteristik gelombang P (primer) dan gelombang S (sekunder) berdasarkan kecepatan dan waktu tiba di stasiun seismograf.

c. Selisih Waktu Gelombang P dan S

Murid menentukan selisih waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data hasil pencatatan seismograf.

d. Menghitung Jarak Episentrum

Murid menghitung jarak episentrum dari suatu stasiun pengamatan berdasarkan selisih waktu tiba gelombang P dan S menggunakan rumus yang diberikan.

e. Menentukan Lokasi Episentrum

Murid menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf melalui metode lingkaran.

f. Interpretasi Hasil

Murid menganalisis hasil perhitungan dan menjelaskan lokasi episentrum serta kaitannya dengan potensi dampak gempa.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian hiposentrum dan episentrum.
  • Murid mampu membedakan gelombang P dan gelombang S.
  • Murid mampu menentukan waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data seismograf.
  • Murid mampu menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S.
  • Murid mampu menghitung jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  • Murid mampu menggunakan data dari tiga stasiun seismograf untuk menentukan episentrum.
  • Murid mampu menentukan titik perpotongan lingkaran pada peta sebagai lokasi episentrum.
  • Murid mampu menjelaskan hasil perhitungan secara sederhana dan tepat.
  • Murid mampu menghubungkan penentuan episentrum dengan upaya memahami dan mengantisipasi risiko gempa bumi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi






8. Asesmen





9. Refleksi

Senin, 02 November 2026

Menghitung Jarak Episentrum (X.2 dan X.3)

          

                 


1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Kamis, 29 Oktober 2026
- Kelas                  : X.2 dan X.3
- Materi                : Menghitung Jarak Episentrum


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian episentrum dan hubungannya dengan gelombang primer (P) dan sekunder (S).
  2. Mengidentifikasi data waktu tiba gelombang P dan S dari beberapa stasiun seismograf.
  3. Menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S untuk menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  4. Menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf.
  5. Menganalisis hasil perhitungan dan menyimpulkan lokasi episentrum suatu gempa dengan tepat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas di dalam bumi serta memahami pentingnya mengetahui lokasi sumber gempa sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan bencana.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep gelombang P, gelombang S, selisih waktu tiba gelombang, jarak episentrum, dan lokasi episentrum dengan kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kehidupan nyata.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar menghitung episentrum melalui gambar/diagram gelombang P dan S, simulasi sederhana, latihan perhitungan, permainan menentukan lokasi episentrum, serta analisis peta tiga stasiun seismograf.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Gempa Bumi

Murid memahami pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya, serta istilah hiposentrum dan episentrum.

b. Gelombang Gempa

Murid membedakan karakteristik gelombang P (primer) dan gelombang S (sekunder) berdasarkan kecepatan dan waktu tiba di stasiun seismograf.

c. Selisih Waktu Gelombang P dan S

Murid menentukan selisih waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data hasil pencatatan seismograf.

d. Menghitung Jarak Episentrum

Murid menghitung jarak episentrum dari suatu stasiun pengamatan berdasarkan selisih waktu tiba gelombang P dan S menggunakan rumus yang diberikan.

e. Menentukan Lokasi Episentrum

Murid menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf melalui metode lingkaran.

f. Interpretasi Hasil

Murid menganalisis hasil perhitungan dan menjelaskan lokasi episentrum serta kaitannya dengan potensi dampak gempa.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian hiposentrum dan episentrum.
  • Murid mampu membedakan gelombang P dan gelombang S.
  • Murid mampu menentukan waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data seismograf.
  • Murid mampu menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S.
  • Murid mampu menghitung jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  • Murid mampu menggunakan data dari tiga stasiun seismograf untuk menentukan episentrum.
  • Murid mampu menentukan titik perpotongan lingkaran pada peta sebagai lokasi episentrum.
  • Murid mampu menjelaskan hasil perhitungan secara sederhana dan tepat.
  • Murid mampu menghubungkan penentuan episentrum dengan upaya memahami dan mengantisipasi risiko gempa bumi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi






8. Asesmen





9. Refleksi

Kamis, 29 Oktober 2026

Menghitung Jarak Episentrum (X.1 X.2 X.4 X.5)

   


                     


1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Kamis, 29 Oktober 2026
- Kelas                  : X.1 X.2 X.4 X.5
- Materi                : Menghitung Jarak Episentrum


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian episentrum dan hubungannya dengan gelombang primer (P) dan sekunder (S).
  2. Mengidentifikasi data waktu tiba gelombang P dan S dari beberapa stasiun seismograf.
  3. Menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S untuk menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  4. Menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf.
  5. Menganalisis hasil perhitungan dan menyimpulkan lokasi episentrum suatu gempa dengan tepat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas di dalam bumi serta memahami pentingnya mengetahui lokasi sumber gempa sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan bencana.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep gelombang P, gelombang S, selisih waktu tiba gelombang, jarak episentrum, dan lokasi episentrum dengan kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kehidupan nyata.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar menghitung episentrum melalui gambar/diagram gelombang P dan S, simulasi sederhana, latihan perhitungan, permainan menentukan lokasi episentrum, serta analisis peta tiga stasiun seismograf.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Gempa Bumi

Murid memahami pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya, serta istilah hiposentrum dan episentrum.

b. Gelombang Gempa

Murid membedakan karakteristik gelombang P (primer) dan gelombang S (sekunder) berdasarkan kecepatan dan waktu tiba di stasiun seismograf.

c. Selisih Waktu Gelombang P dan S

Murid menentukan selisih waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data hasil pencatatan seismograf.

d. Menghitung Jarak Episentrum

Murid menghitung jarak episentrum dari suatu stasiun pengamatan berdasarkan selisih waktu tiba gelombang P dan S menggunakan rumus yang diberikan.

e. Menentukan Lokasi Episentrum

Murid menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf melalui metode lingkaran.

f. Interpretasi Hasil

Murid menganalisis hasil perhitungan dan menjelaskan lokasi episentrum serta kaitannya dengan potensi dampak gempa.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian hiposentrum dan episentrum.
  • Murid mampu membedakan gelombang P dan gelombang S.
  • Murid mampu menentukan waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data seismograf.
  • Murid mampu menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S.
  • Murid mampu menghitung jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  • Murid mampu menggunakan data dari tiga stasiun seismograf untuk menentukan episentrum.
  • Murid mampu menentukan titik perpotongan lingkaran pada peta sebagai lokasi episentrum.
  • Murid mampu menjelaskan hasil perhitungan secara sederhana dan tepat.
  • Murid mampu menghubungkan penentuan episentrum dengan upaya memahami dan mengantisipasi risiko gempa bumi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi









8. Asesmen



9. Refleksi

Rabu, 28 Oktober 2026

Menghitung Jarak Episentrum (X.5, X.3, X.1)

    

                


1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Rabu, 27 Oktober 2026
- Kelas                  : X5, X3, X1
- Materi                : Menghitung Jarak Episentrum


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.


3. Tujuan Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian episentrum dan hubungannya dengan gelombang primer (P) dan sekunder (S).
  2. Mengidentifikasi data waktu tiba gelombang P dan S dari beberapa stasiun seismograf.
  3. Menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S untuk menentukan jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  4. Menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf.
  5. Menganalisis hasil perhitungan dan menyimpulkan lokasi episentrum suatu gempa dengan tepat.
✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
Murid menyadari bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat aktivitas di dalam bumi serta memahami pentingnya mengetahui lokasi sumber gempa sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan bencana.

✓ Meaningful Learning (Bermakna)
Murid menghubungkan konsep gelombang P, gelombang S, selisih waktu tiba gelombang, jarak episentrum, dan lokasi episentrum dengan kejadian gempa bumi yang terjadi dalam kehidupan nyata.

✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
Murid belajar menghitung episentrum melalui gambar/diagram gelombang P dan S, simulasi sederhana, latihan perhitungan, permainan menentukan lokasi episentrum, serta analisis peta tiga stasiun seismograf.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

a. Gempa Bumi

Murid memahami pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya, serta istilah hiposentrum dan episentrum.

b. Gelombang Gempa

Murid membedakan karakteristik gelombang P (primer) dan gelombang S (sekunder) berdasarkan kecepatan dan waktu tiba di stasiun seismograf.

c. Selisih Waktu Gelombang P dan S

Murid menentukan selisih waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data hasil pencatatan seismograf.

d. Menghitung Jarak Episentrum

Murid menghitung jarak episentrum dari suatu stasiun pengamatan berdasarkan selisih waktu tiba gelombang P dan S menggunakan rumus yang diberikan.

e. Menentukan Lokasi Episentrum

Murid menentukan lokasi episentrum dengan menggunakan data dari minimal tiga stasiun seismograf melalui metode lingkaran.

f. Interpretasi Hasil

Murid menganalisis hasil perhitungan dan menjelaskan lokasi episentrum serta kaitannya dengan potensi dampak gempa.


5. Indikator Ketercapaian
  • Murid mampu menjelaskan pengertian hiposentrum dan episentrum.
  • Murid mampu membedakan gelombang P dan gelombang S.
  • Murid mampu menentukan waktu tiba gelombang P dan S berdasarkan data seismograf.
  • Murid mampu menghitung selisih waktu tiba gelombang P dan S.
  • Murid mampu menghitung jarak episentrum dari stasiun pengamatan.
  • Murid mampu menggunakan data dari tiga stasiun seismograf untuk menentukan episentrum.
  • Murid mampu menentukan titik perpotongan lingkaran pada peta sebagai lokasi episentrum.
  • Murid mampu menjelaskan hasil perhitungan secara sederhana dan tepat.
  • Murid mampu menghubungkan penentuan episentrum dengan upaya memahami dan mengantisipasi risiko gempa bumi.



6. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Al-Ghasyiyah: 19–20

“Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”

Kaitan: Mengajak manusia mengamati dan mempelajari bumi, gunung, serta berbagai proses alam yang membentuk permukaan bumi.

Pesan pembelajaran:

“Mempelajari litosfer membantu kita memahami kebesaran Allah melalui dinamika dan keindahan bumi.”



7. Materi









8. Asesmen



9. Refleksi

Pembangunan Wilayah (XII.S.2)

                                       1. Identitas  - Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd. - Mapel Diampu     : Geografi - Ha...