Kamis, 08 Oktober 2026

Susulan dan Remedial (Kelas XII.S.1)

 

  

                       



1. Identitas 
- Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
- Mapel Diampu     : Geografi
- Hari/Tanggal       : Kamis, 8 Oktober 2026
- Kelas                  : XII.S1 
- Materi                : Wilayah, Teori Pertumbuhan, Desa, dan Kota


2. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase F, murid mampu memahami dan menganalisis dinamika wilayah serta interaksi keruangan melalui konsep wilayah dan pewilayahan, teori pertumbuhan dan perkembangan wilayah, pola keruangan desa dan kota, serta berbagai faktor yang memengaruhi perkembangan suatu wilayah. Murid mampu mengkaji kondisi, karakteristik, potensi, dan permasalahan wilayah berdasarkan informasi dan data geografi.

3. Tujuan Pembelajaran
  • Menjelaskan konsep wilayah, pewilayahan, dan klasifikasi wilayah berdasarkan karakteristiknya.
  • Mengidentifikasi dan menganalisis berbagai teori pola keruangan kota.
  • Menjelaskan teori kutub pertumbuhan serta pengaruhnya terhadap perkembangan wilayah.
  • Menganalisis teori lokasi, khususnya hubungan lokasi kegiatan pertanian dengan pusat kota.
  • Menjelaskan pengertian, tujuan, dan peran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam pengembangan wilayah.
  • Mengidentifikasi karakteristik serta perbedaan wilayah desa dan kota.
  • Menjelaskan berbagai pola permukiman desa berdasarkan kondisi geografis.
  • Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan perkembangan desa.
  • Menjelaskan jenis-jenis desa berdasarkan tingkat perkembangannya.
  • Menjelaskan tahapan perkembangan kota serta karakteristik setiap tahapannya.

  • ✓ Mindful Learning (Berkesadaran)

    Murid menyadari bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik, potensi, dan permasalahan yang berbeda. Perbedaan kondisi alam, sumber daya, penduduk, aksesibilitas, serta kegiatan ekonomi memengaruhi perkembangan desa, kota, dan wilayah di sekitarnya.

    ✓ Meaningful Learning (Bermakna)

    Murid menghubungkan materi dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar. Murid mengamati perbedaan karakteristik desa dan kota, pola permukiman, perkembangan wilayah, pusat pertumbuhan, serta berbagai kegiatan ekonomi yang memengaruhi perubahan suatu wilayah.

    ✓ Joyful Learning (Menggembirakan)

    Murid melakukan kegiatan pengamatan gambar, peta, diagram, dan contoh wilayah di Indonesia. Melalui diskusi, analisis sederhana, dan pengamatan lingkungan sekitar, murid menemukan berbagai pola perkembangan desa dan kota dengan cara yang menarik dan menyenangkan.


    4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

    a. Wilayah dan Pewilayahan

    Pada tahap ini murid mampu memahami konsep wilayah dan pewilayahan serta mengidentifikasi berbagai jenis wilayah berdasarkan karakteristik dan fungsi tertentu.

    b. Pola Keruangan Kota

    Murid mampu memahami dan menganalisis teori-teori pola keruangan kota, meliputi Teori Konsentris, Teori Sektoral, dan Teori Inti Ganda, serta menghubungkannya dengan perkembangan ruang kota.

    c. Teori Kutub Pertumbuhan

    Murid mampu menjelaskan konsep kutub pertumbuhan serta menganalisis pengaruh pusat pertumbuhan terhadap perkembangan wilayah di sekitarnya.

    d. Teori Lokasi Pertanian

    Murid mampu memahami teori lokasi pertanian dan menganalisis hubungan antara lokasi kegiatan pertanian, jarak, biaya transportasi, serta karakteristik komoditas.

    e. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

    Murid mampu menjelaskan pengertian dan tujuan KEK serta menganalisis perannya dalam mendorong kegiatan ekonomi dan perkembangan suatu wilayah.

    f. Desa dan Kota

    Murid mampu mengidentifikasi karakteristik fisik desa dan kota serta menganalisis perbedaan penggunaan ruang, kondisi lingkungan, dan aktivitas masyarakat di dalamnya.

    g. Pola Permukiman Desa

    Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai pola permukiman desa serta menghubungkannya dengan kondisi geografis, seperti bentuk lahan, sumber air, jalan, dan aktivitas masyarakat.

    h. Perkembangan Desa

    Murid mampu menganalisis berbagai faktor yang menyebabkan pola perkembangan desa berbeda-beda, seperti kondisi geografis, sumber daya alam, penduduk, sarana prasarana, aksesibilitas, dan kegiatan ekonomi.

    i. Jenis-Jenis Desa

    Murid mampu menjelaskan jenis desa berdasarkan tingkat perkembangannya, yaitu desa swadaya, desa swakarya, dan desa swasembada, serta mengidentifikasi karakteristik masing-masing.

    j. Tahapan Perkembangan Kota

    Murid mampu menjelaskan tahapan perkembangan kota mulai dari eopolis, polis, metropolis, megalopolis, tyranopolis, hingga nekropolis serta memahami karakteristik perkembangan setiap tahap.


    l. Indikator Ketercapaian

    • Murid mampu menjelaskan konsep dan klasifikasi wilayah.
    • Murid mampu mengidentifikasi teori pola keruangan kota berdasarkan gambar atau karakteristiknya.
    • Murid mampu menjelaskan konsep dan pengaruh teori kutub pertumbuhan terhadap perkembangan wilayah.
    • Murid mampu menganalisis hubungan lokasi pertanian dengan jarak dan karakteristik komoditas.
    • Murid mampu menjelaskan pengertian dan tujuan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
    • Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan karakteristik fisik desa dan kota.
    • Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai pola permukiman desa.
    • Murid mampu menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan perkembangan desa.
    • Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan desa swadaya, swakarya, dan swasembada.
    • Murid mampu menjelaskan tahapan perkembangan kota beserta karakteristiknya.

    5. Ayat Al Quran yang berkaitan dengan materi


    QS. Hud: 61 — Memakmurkan Bumi

    هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا

    Artinya:
    "Dia telah menciptakan kamu dari bumi dan menjadikan kamu pemakmurnya."
    (QS. Hud: 61)

    Kaitan dengan materi:
    Sangat cocok untuk materi pengembangan wilayah, desa, kota, dan pemanfaatan potensi wilayah. Manusia memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan dan mengembangkan wilayah dengan baik, bukan sekadar mengeksploitasi sumber daya.

    Pesan pembelajaran:

    “Pengembangan wilayah bukan hanya tentang membangun, tetapi juga tentang memakmurkan dan menjaga bumi.”




    6. Materi





    Rabu, 07 Oktober 2026

    Susulan dan Remedial (X.1 X.3 X.5)

                   

                                    


    1. Identitas 
    - Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
    - Mapel Diampu     : Geografi
    - Hari/Tanggal       : Rabu, 7 Oktober 2026
    - Kelas                  : X
    - Materi                : Hakikat Geografi


    2. Capaian Pembelajaran
    Pada akhir fase E, murid mampu memahami konsep dasar geografi sebagai ilmu yang mengkaji fenomena geosfer melalui sudut pandang keruangan, lingkungan, dan kewilayahan. Murid mampu mengenali perkembangan pemikiran geografi, tokoh-tokoh geografi, objek studi geografi, konsep dan prinsip geografi, serta pendekatan geografi dalam menganalisis berbagai fenomena di permukaan bumi. Murid juga mampu memahami dasar-dasar metode penelitian geografi dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber.

    3. Tujuan Pembelajaran
    1. Menjelaskan pengertian geografi berdasarkan pendapat beberapa tokoh geografi.
    2. Mengidentifikasi 10 konsep dasar geografi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
    3. Menjelaskan objek studi material dan objek studi formal dalam geografi.
    4. Mengidentifikasi lima objek studi material geografi yang berkaitan dengan fenomena di permukaan bumi.
    5. Menjelaskan tiga pendekatan geografi dalam menganalisis fenomena geosfer.
    6. Menerapkan pendekatan geografi untuk menganalisis fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar.
    7. Menjelaskan perkembangan pandangan atau pemikiran dalam ilmu geografi.
    8. Mengidentifikasi berbagai contoh fenomena alam yang terjadi di permukaan bumi.
    9. Menjelaskan prinsip-prinsip geografi dan penerapannya dalam menganalisis fenomena geosfer.
    10. Menjelaskan berbagai metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian geografi.
    ✓ Mindful Learning (Berkesadaran)
    Murid menyadari bahwa berbagai fenomena yang terjadi di permukaan bumi memiliki lokasi, karakteristik, penyebab, serta hubungan dengan lingkungan dan aktivitas manusia. Murid memahami bahwa geografi membantu manusia mengenali dan memahami lingkungan tempat tinggalnya secara lebih sadar.

    ✓ Meaningful Learning (Bermakna)
    Murid menghubungkan konsep-konsep geografi dengan kehidupan sehari-hari, seperti lokasi rumah, jarak perjalanan, pola permukiman, banjir, kemacetan, perubahan lingkungan, dan berbagai fenomena alam di sekitar. Murid memahami bahwa konsep dan pendekatan geografi dapat digunakan untuk menganalisis permasalahan nyata.

    ✓ Joyful Learning (Menggembirakan)
    Murid belajar melalui pengamatan lingkungan, gambar, peta, video, permainan konsep, diskusi, serta analisis fenomena sederhana. Murid dapat menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti banjir, kemacetan, persebaran permukiman, dan aktivitas masyarakat, sehingga pembelajaran geografi terasa lebih menarik dan mudah dipahami.


    4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
    a. Pengertian Geografi dan Tokoh Geografi
    Murid mampu menjelaskan pengertian geografi berdasarkan pendapat beberapa tokoh geografi serta memahami perkembangan geografi sebagai ilmu yang mempelajari fenomena di permukaan bumi.

    b. Konsep Dasar Geografi
    Murid mampu memahami dan mengidentifikasi 10 konsep dasar geografi, yaitu lokasi, jarak, keterjangkauan, pola, morfologi, aglomerasi, nilai kegunaan, interaksi dan interdependensi, diferensiasi area, serta keterkaitan keruangan, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    c. Objek Studi Geografi 
    Murid mampu membedakan objek material dan objek formal geografi. Murid mampu mengidentifikasi objek material geografi yang meliputi litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer, dan antroposfer.

    d. Pendekatan Geografi
    Murid mampu memahami tiga pendekatan geografi, yaitu pendekatan keruangan, pendekatan kelingkungan/ekologi, dan pendekatan kompleks wilayah, serta menggunakannya untuk menganalisis fenomena geosfer.

    e. Analisis Fenomena dengan 5W + 1H
    Murid mampu menyusun pertanyaan menggunakan unsur What, Where, When, Who, Why, dan How (5W + 1H) untuk memperoleh informasi secara sistematis dari suatu fenomena geografi, seperti banjir.

    f. Perkembangan Pandangan Geografi
    Murid mampu memahami perkembangan pandangan dalam geografi serta perubahan cara manusia memandang hubungan antara manusia, lingkungan, dan ruang.

    g. Fenomena Geosfer
    Murid mampu mengidentifikasi berbagai fenomena alam yang terjadi di permukaan bumi, seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, tanah longsor, kekeringan, erosi, dan angin topan, serta memahami keterkaitannya dengan kondisi geosfer.

    h. Prinsip-Prinsip Geografi
    Murid mampu menjelaskan prinsip-prinsip geografi yang meliputi prinsip persebaran, interelasi, deskripsi, dan korologi, serta menggunakannya untuk menganalisis berbagai fenomena geografi.

    i. Metode Pengumpulan Data
    Murid mampu memahami berbagai metode pengumpulan data dalam penelitian geografi, seperti observasi, wawancara, dan angket/kuesioner, serta mengetahui fungsi masing-masing metode dalam memperoleh data penelitian.

    l. Indikator Ketercapaian

    • Murid mampu menyebutkan tokoh-tokoh yang memberikan pengertian tentang geografi.
    • Murid mampu menjelaskan pengertian geografi berdasarkan pendapat beberapa tokoh.
    • Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan 10 konsep dasar geografi.
    • Murid mampu memberikan contoh penerapan konsep geografi dalam kehidupan sehari-hari.
    • Murid mampu membedakan objek material dan objek formal geografi.
    • Murid mampu menyebutkan lima objek material geografi.
    • Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan tiga pendekatan geografi.
    • Murid mampu menyusun pertanyaan 5W + 1H berdasarkan suatu fenomena geografi.
    • Murid mampu menyebutkan berbagai pandangan dalam perkembangan ilmu geografi.
    • Murid mampu mengidentifikasi berbagai fenomena alam di permukaan bumi.
    • Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan prinsip-prinsip geografi.
    • Murid mampu menerapkan prinsip geografi dalam menganalisis fenomena sederhana.
    • Murid mampu menyebutkan metode pengumpulan data dalam penelitian geografi.
    • Murid mampu menjelaskan fungsi observasi, wawancara, dan angket dalam penelitian.
    5. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi
    QS. Al-Ghasyiyah: 17–20 — Mengamati dan Memahami Alam

    أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ ۝ وَإِلَى السَّمَاءِ كَيْفَ رُفِعَتْ ۝ وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ ۝ وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ

    Artinya:

    "Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan? Dan langit, bagaimana ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?"
    (QS. Al-Ghasyiyah: 17–20)

    Kaitan dengan materi:

    Ayat ini sangat relevan dengan pengantar ilmu geografi, karena mengajak manusia untuk mengamati, memperhatikan, dan mempelajari berbagai objek serta fenomena yang ada di bumi. Dalam geografi, pengamatan terhadap bumi menjadi dasar untuk memahami fenomena alam, lingkungan, ruang, dan kehidupan manusia.

    Pesan pembelajaran:

    “Geografi mengajarkan kita untuk tidak sekadar melihat bumi, tetapi mengamati, memahami, dan menjaga setiap fenomena yang ada di dalamnya.”




    Kisi-kisi




    Susulan dan Remedial (Kelas XII.S.1)

                                 1. Identitas  - Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd. - Mapel Diampu     : Geografi - Hari/Tanggal...