Selasa, 16 Juli 2024

Posisi Strategis Indonesia (XI.8 & XI.9)

 




Nama                          : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
Mata Pelajaran            : Geografi
Kelas                           : XI.1 & XI.2
Pertemuan                   : 2
CP                               : Posisi Strategis Indonesia
Tujuan Pembelajaran   : 1. Mengevaluasi letak Indoensia ditinjau dari berbagai aspek dan pengaruhnya 
                                      2. Menganalisis karakteristik wilayah darat Indonesia
                                      3. Menganalisis karakteristik wilayah darat Indonesia
                                      4. Mengevaluasi potensi sumberdaya kelautan Indonesia dan pemanfaatannya
Materi                          : Letak wilayah Indonesia
Uraian Materi               :









Contoh Soal
Tuliskan dampak letak Astronomis Indonesia!
Jawaban:
Letak astronomis Indonesia terletak di 6° LU - 11° LS dan 95° BT - 141° BT, dampaknya bagi Indonesia yaitu 
- Pengaruh ikllim, Indonesia memiliki iklim tropis dimana setiap harinya akan dilalui sinar matahari.
- Pengaruh terhadap pembagian waktu, WIB, WIT, dan WITA 

 Latihan Soal
Apa yang dimaksud dengan letak absolut dan relatif?
Tuliskan letak absolut dan relatif Indonesia!


Senin, 15 Juli 2024

Pengetahuan Dasar Geografi - X7, X8

 

Nama                          : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
Mata Pelajaran            : Geografi
Kelas                           : X7, X8
Pertemuan                   : 1
CP                               : Pengetahuan Dasar Geografi
Tujuan Pembelajaran   : 10.1.1  Peserta didik mampu memahami ruang lingkup kajian geografi
                                      10.1.2 Peserta didik mampu menjelaskan konsep dasar geografi
                                      10.1.3 Peserta didik mampu menganalisis fenomena geosfer dengan konsep geografi
Materi                          : Pengertian, ruang lingkup, objek, konsep, pendekatan, prinsip, dan ilmu bantu geografi.





Pengantar Ilmu Geografi 

Hallo anak-anak, semoga kalian masih bersemangat untuk mengikuti pembelajaran pada hari ini😉
Pada pembelajaran hari ini kita akan belajar mengenai materi "Pengantar Ilmu Geografi


Pengertian Geografi

Apa yang kalian ketahui terkait Ilmu Geografi?
Geografi berasal dari Bahasa Yunani, Geo yang berarti bumi; dan Graphein yang berarti gambaran. Berikut ini pengertian geografi menurut beberapa tokoh:
 
1. Immanuel Kant
Geografi merupakan ilmu dan  objek studinya adalah benda-benda, hal-hal, atau gejala-gejala yang tersebar pada wilayah di permukaan bumi.  

2. Ferdinand Von Richthofen
Geografi merupakan ilmu yang membahas mengenai gejala serta sifat-sifat permukaan bumi dan penduduk yang hidup di dalamnya serta disusun berdasarkan letaknya.

3. Basri Mustofa
Geografi merupakan ilmu tentang persamaan dan perbedaan, serta fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.

Dari beberapa pengertian geografi menurut beberapa ahli yang diatas, dapat disimpulkan bahwa Geografi adalah ilmu yang menguraikan segala fenomena yang terjadi di bumi. 

Ruang Lingkup Geografi




Objek Studi Geografi

Objek studi geografi terbagi menjadi dua yaitu objek material dan objek formal.

1. Objek Material
Objek material geografi adalah segala sesuatu yang dipelajari dalam kaitannya dengan fenomena geosfer yang terdapat dan terjadi di lapisan litosfer, hidrosfer, atmosfer, biosfer, dan antroposfer.  Objek studi material geografi mencakup gejala-gejala semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer (permukaan bumi).Objek studi material geografi merupakan objek yang dipelajari dalam geografi, meliputi:


2. Objek Formal
Objek formal geografi adalah cara pandang dan berpikir terhadap fenomena objek material geografi di permukaan bumi, yang meliputi fenomena fisik dan fenomena sosial, dengan cara pandang dari segi keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah.

Berdasarkan pandangan objek formal geografi, maka akan muncul enam pertanyaan pokok yang dikenal dengan 5W dan 1H. Pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk mengetahui gejala-gejala di permukaan bumi, sehingga menghasilkan penjelasan berdasarkan cara pandang geografi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut.


1. What: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui fenomena apa yang terjadi di permukaan bumi. Untuk menjawab pertanyaan what, geografi dapat menunjukkan fenomena atau faktor alam dan fenomena atau faktor manusia.

2. Where: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui di mana lokasi suatu fenomena terjadi. Jawaban dari pertanyaan where adalah menjelaskan mengenai lokasi atau persebaran fenomena yang terjadi di permukaan bumi. Untuk menjawab pertanyaan ini, geografi dapat menunjukkan ruang atau tempat kejadian fenomena alam atau fenomena yang disebabkan oleh manusia (fenomena sosial, budaya, dan sebagainya).

3. When: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui kapan suatu fenomena terjadi. Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah menjelaskan waktu kejadian suatu fenomena terjadi. Untuk menjawab pertanyaan when, studi geografi dapat menunjukkan dimensi waktu kejadian fenomena.

4. Why: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui mengapa fenomena itu dapat terjadi. Jawaban dari pertanyaan why adalah menjelaskan tentang faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya suatu fenomena atau peristiwa. Untuk menjawab pertanyaan why, geografi dapat menunjukkan hubungan, baik yang berupa relasi, interelasi, interaksi, maupun integrasi gejala-gejala geografi sebagai faktor yang utuh, tidak terlepas satu sama lain.

5. Who: pertanyaan yang diajukan untuk mencari subjek yang menjadi bagian dari terjadinya suatu fenomena.

6. How: pertanyaan yang diajukan untuk mencari jawaban dari bagaimana suatu fenomena seharusnya dapat diselesaikan dengan baik. Untuk menjawab pertanyaan how, geografi dapat menunjukkan kualitas dan kuantitas dari fenomena itu dan interelasi/interaksi fenomena pada ruang yang bersangkutan.


PRINSIP GEOGRAFI
Prinsip geografi adalah sebuah landasan dalam menjelaskan suatu gejala atau fenomena yang terjadi. Prinsip geografi terbagi menjadi 4, diantaranya yaitu:




KONSEP GEOGRAFI
Konsep geografi adalah cara memandang geografi terhadap bumi sebagai tempat tinggal makhluk hidup dan bukan sebagai suatu cara untuk menginventarisasi fenomena yang tersebar di permukaan bumi. Konsep geografi terbagi menjadi 10 konsep, diantaranya yaitu sebagai berikut:




PENDEKATAN GEOGRAFI
Pendekatan geografi merupakan metode yang digunakan untuk mempermudah dalam menganalisa berbagai fenomena atau gejala geosfer, termasuk interaksi mahluk hidup dengan lingkungannya.



ASPEK GEOGRAFI
Aspek geografi terbagi menjadi 2 yaitu aspek fisik dan aspek sosial.

ASPEK FISIK



ASPEK SOSIAL


ILMU BANTU GEOGRAFI
Geografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena geosfer. Mulai dari peristiwa alam hingga fenomena yang berkaitan dengan manusia. Untuk memahami fenomena geosfer di permukaan bumi melalui kacamata geografi, dibutuhkan ilmu penunjang lainnya. Salah satu alasan mengapa ilmu geografi memerlukan ilmu penunjang lainnya, karena obyek kajian ilmu ini sangatlah luas. Berikut ini merupakan ilmu bantu geografi:



BIDANG KHUSUS GEOGRAFI


Contoh soal dan pembahasan:
1. Indonesia secara astronomis terletak di 6º LU - 11º LS dan 95º BT - 141º BT. Konsep geografi yang tepat adalah ... 
A. Jarak 
B. Interaksi 
C. Diferensiasi area 
D. Lokasi 
E. Morfologi 
Jawaban yang tepat adalah opsi D. Sebab, pernyataan tersebut memperlihatkan letak atau lokasi Indonesia secara astronomis.

Latihan Soal
1. Objek material geografi terbagi menjadi 5, sebutkan dan jelaskan!
2. Berikan 5 contoh fenomena alam yang disebabkan oleh ulah manusia!
3. Terdapat banyak sekali ilmu bantu geografi, berikan 5 contoh beserta penjelasannya!


Minggu, 14 Juli 2024

Pengetahuan Dasar Geografi - X3

 



Nama                               : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
Mata Pelajaran              : Geografi
Kelas                                : X7, X8
Pertemuan                      : 1
CP                                     : Pengetahuan Dasar Geografi
Tujuan Pembelajaran   : 10.1.1  Peserta didik mampu memahami ruang lingkup kajian geografi
                                             10.1.2 Peserta didik mampu menjelaskan konsep dasar geografi
                                             10.1.3 Peserta didik mampu menganalisis fenomena geosfer 
                                                         dengan konsep geografi
Materi                              : Pengertian, ruang lingkup, objek, konsep, pendekatan, 
                                             prinsip, dan ilmu bantu geografi.


Pengantar Ilmu Geografi 

Hallo anak-anak, semoga kalian masih bersemangat untuk mengikuti pembelajaran pada hari ini😉
Pada pembelajaran hari ini kita akan belajar mengenai materi "Pengantar Ilmu Geografi


Pengertian Geografi

Apa yang kalian ketahui terkait Ilmu Geografi?
Geografi berasal dari Bahasa Yunani, Geo yang berarti bumi; dan Graphein yang berarti gambaran. Berikut ini pengertian geografi menurut beberapa tokoh:
 
1. Immanuel Kant
Geografi merupakan ilmu dan  objek studinya adalah benda-benda, hal-hal, atau gejala-gejala yang tersebar pada wilayah di permukaan bumi.  

2. Ferdinand Von Richthofen
Geografi merupakan ilmu yang membahas mengenai gejala serta sifat-sifat permukaan bumi dan penduduk yang hidup di dalamnya serta disusun berdasarkan letaknya.

3. Basri Mustofa
Geografi merupakan ilmu tentang persamaan dan perbedaan, serta fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.

Dari beberapa pengertian geografi menurut beberapa ahli yang diatas, dapat disimpulkan bahwa Geografi adalah ilmu yang menguraikan segala fenomena yang terjadi di bumi. 

Ruang Lingkup Geografi




Objek Studi Geografi

Objek studi geografi terbagi menjadi dua yaitu objek material dan objek formal.

1. Objek Material
Objek material geografi adalah segala sesuatu yang dipelajari dalam kaitannya dengan fenomena geosfer yang terdapat dan terjadi di lapisan litosfer, hidrosfer, atmosfer, biosfer, dan antroposfer.  Objek studi material geografi mencakup gejala-gejala semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer (permukaan bumi).Objek studi material geografi merupakan objek yang dipelajari dalam geografi, meliputi:


2. Objek Formal
Objek formal geografi adalah cara pandang dan berpikir terhadap fenomena objek material geografi di permukaan bumi, yang meliputi fenomena fisik dan fenomena sosial, dengan cara pandang dari segi keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah.

Berdasarkan pandangan objek formal geografi, maka akan muncul enam pertanyaan pokok yang dikenal dengan 5W dan 1H. Pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk mengetahui gejala-gejala di permukaan bumi, sehingga menghasilkan penjelasan berdasarkan cara pandang geografi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut.


1. What: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui fenomena apa yang terjadi di permukaan bumi. Untuk menjawab pertanyaan what, geografi dapat menunjukkan fenomena atau faktor alam dan fenomena atau faktor manusia.

2. Where: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui di mana lokasi suatu fenomena terjadi. Jawaban dari pertanyaan where adalah menjelaskan mengenai lokasi atau persebaran fenomena yang terjadi di permukaan bumi. Untuk menjawab pertanyaan ini, geografi dapat menunjukkan ruang atau tempat kejadian fenomena alam atau fenomena yang disebabkan oleh manusia (fenomena sosial, budaya, dan sebagainya).

3. When: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui kapan suatu fenomena terjadi. Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah menjelaskan waktu kejadian suatu fenomena terjadi. Untuk menjawab pertanyaan when, studi geografi dapat menunjukkan dimensi waktu kejadian fenomena.

4. Why: pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui mengapa fenomena itu dapat terjadi. Jawaban dari pertanyaan why adalah menjelaskan tentang faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya suatu fenomena atau peristiwa. Untuk menjawab pertanyaan why, geografi dapat menunjukkan hubungan, baik yang berupa relasi, interelasi, interaksi, maupun integrasi gejala-gejala geografi sebagai faktor yang utuh, tidak terlepas satu sama lain.

5. Who: pertanyaan yang diajukan untuk mencari subjek yang menjadi bagian dari terjadinya suatu fenomena.

6. How: pertanyaan yang diajukan untuk mencari jawaban dari bagaimana suatu fenomena seharusnya dapat diselesaikan dengan baik. Untuk menjawab pertanyaan how, geografi dapat menunjukkan kualitas dan kuantitas dari fenomena itu dan interelasi/interaksi fenomena pada ruang yang bersangkutan.


PRINSIP GEOGRAFI
Prinsip geografi adalah sebuah landasan dalam menjelaskan suatu gejala atau fenomena yang terjadi. Prinsip geografi terbagi menjadi 4, diantaranya yaitu:




KONSEP GEOGRAFI
Konsep geografi adalah cara memandang geografi terhadap bumi sebagai tempat tinggal makhluk hidup dan bukan sebagai suatu cara untuk menginventarisasi fenomena yang tersebar di permukaan bumi. Konsep geografi terbagi menjadi 10 konsep, diantaranya yaitu sebagai berikut:




PENDEKATAN GEOGRAFI
Pendekatan geografi merupakan metode yang digunakan untuk mempermudah dalam menganalisa berbagai fenomena atau gejala geosfer, termasuk interaksi mahluk hidup dengan lingkungannya.



ASPEK GEOGRAFI
Aspek geografi terbagi menjadi 2 yaitu aspek fisik dan aspek sosial.

ASPEK FISIK



ASPEK SOSIAL


ILMU BANTU GEOGRAFI
Geografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena geosfer. Mulai dari peristiwa alam hingga fenomena yang berkaitan dengan manusia. Untuk memahami fenomena geosfer di permukaan bumi melalui kacamata geografi, dibutuhkan ilmu penunjang lainnya. Salah satu alasan mengapa ilmu geografi memerlukan ilmu penunjang lainnya, karena obyek kajian ilmu ini sangatlah luas. Berikut ini merupakan ilmu bantu geografi:



BIDANG KHUSUS GEOGRAFI


Contoh soal dan pembahasan:
1. Indonesia secara astronomis terletak di 6º LU - 11º LS dan 95º BT - 141º BT. Konsep geografi yang tepat adalah ... 
A. Jarak 
B. Interaksi 
C. Diferensiasi area 
D. Lokasi 
E. Morfologi 
Jawaban yang tepat adalah opsi D. Sebab, pernyataan tersebut memperlihatkan letak atau lokasi Indonesia secara astronomis.

Latihan Soal
1. Objek material geografi terbagi menjadi 5, sebutkan dan jelaskan!
2. Berikan 5 contoh fenomena alam yang disebabkan oleh ulah manusia!
3. Terdapat banyak sekali ilmu bantu geografi, berikan 5 contoh beserta penjelasannya!


Selasa, 14 Mei 2024

X9 - Jenis-jenis Hujan

                 

                 


Nama                            : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd.
Mata Pelajaran             : Geografi
Kelas                            : X8
Pertemuan                    : -
CP                                : Dinamika Hidrosfer Bumi
Tujuan Pembelajaran   : Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu
                                      1. Mengetahui penyebab terjadinya hujan.
                                      2. Mengetahui jenis-jenis hujan.
Materi                          : Jenis-jenis Hujan
Strategi                        : ✔ Guru memberikan stimulus dengan menampilkan video terkait materi terjadinya hujan

                            ✔ Setelah siswa menyimak video yang diberikan, guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk 

                                menarik perhatian dan keaktifan siswa

                           ✔ Guru memperhatikan semua keaktifan siswa, untuk peserta didik berkebutuhan 

                                khusus disesuaikan dengan jenis kekurangannya dan level pertanyaan disesuaikan 

                                pula untuk melatih kemandirian dan bernalar kritis

Metode                         : Discovey Learing
Pengembangan materi :

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh 
Anak-anak solih dan solihah silahkan simak materi berikut ini😊

Siklus Hidrologi




Siklus hidrologi merupakan proses perputaran air menguap ke atmosfer, kembali ke bumi, menguap ke atmosfer lagi dan terus begitu. Dengan memahami bagaimana siklus ini terjadi, kita juga akan bisa mengetahui apa saja tahap terjadinya hujan. 

1. Evaporasi, Transpirasi, dan Evapotranspirasi


2. Kondensasi


3. Adveksi


4. Presipitasi



5. Run Off, Infiltrasi, dan Intersepsi




Jenis-jenis Hujan

1. Hujan Zenithal atau Konveksi



Hujan zenithal adalah hujan yang terjadi karena adanya pemanasan yang tinggi. Jenis hujan ini terjadinya di wilayah garis ekuator, di mana memang intensitas panas mataharinya itu lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Di wilayah ekuator, angin pun berhembus secara vertikal, naik ke atmosfer. Sembari naik ke atmosfer, tentunya dia sambil bawa uap air yang mengalami penguapan karena teriknya matahari. 

2. Hujan Orografis


Hujan orografis adalah hujan yang terjadi karena udara yang mengandung uap air didorong oleh angin menaiki lereng pegunungan sehingga hujan terjadi di lereng yang dilaluinya itu. Karena ketika sampai titik tertinggi hujan sudah turun, ketika angin berhembus ke sisi yang sebaliknya udara yang dibawa pun sudah tidak mengandung uap air lagi, alias kering. 

3. Hujan Frontal



Hujan frontal adalah hujan yang terjadi di daerah frontal, dimana ada pertemuan massa udara panas (warm/hot) dan dingin (cold) seperti pada gambar skema di bawah ini.

4. Hujan Muson



Hujan muson adalah hujan yang turun pada kurun waktu tertentu akibat adanya angin muson Barat yang berhembus dari Benua Asia ke Benua Australia. Karakteristik hujan muson sangat berbeda dengan hujan lainnya. Berikut ciri khusus hujan muson:
  • Disebabkan oleh angin muson Barat
  • Terjadi selama 6 bulan di bulan Oktober hingga April
  • Terjadinya rata di seluruh wilayah Indonesia
  • Terjadinya rutin saat musim hujan.
5. Hujan Asam


Seperti namanya, hujan asam adalah hujan yang bersifat asam dengan pH sekitar 5,6. Sedangkan hujan normal biasanya memiliki pH 6. Jadi ciri hujan asam adalah memiliki pH yang lebih rendah dari hujan normal. Salah satu penyebabnya adalah polusi udara dari pembakaran bahan bakar fosil dan nitrogen yang menghasilkan sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (NOX). Gimana proses terjadinya hujan asam? Proses terjadinya hujan asam ini ditandai dengan adanya reaksi antara SO2 dan NOX dengan uap air saat terbawa angin yang menghasilkan asam sulfat dan nitrat. Jadi, hujan yang diturunkan pun nantinya bersifat asam.

Walaupun hujan asam membantu peluruhan mineral dalam tanah, tapi ada juga efek negatifnya baik buat ikan di laut maupun untuk manusia. Seperti, mengakibatkan karat pada besi dan menyebabkan kematian ikan-ikan yang tidak tahan tingkat pH rendah. Menurut laporan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2020), pada umumnya hujan ini terjadi di daerah pegunungan yang memiliki curah hujan lebih tinggi dibanding daerah lainnya.

6. Hujan Meteor
Hujan meteor ini hujan yang nggak berupa air, es, atau pun salju. Merupakan hujan yang berupa bola api akibat terbakarnya pecahan komet yang jatuh ke atmosfer bumi.



Menurut laporan Kompas.com (2021), ada tiga penyebab dari hujan meteor, yaitu orbit bumi yang berpapasan dengan orbit komet, komet yang melewati bagian dalam tata surya, dan komet yang melintas di dekat orbit bumi. Ciri-ciri hujan meteor adalah terjadi di malam hari, pembakaran menghasilkan tampilan yang indah, dan terjadinya rutin karena gerak revolusi bumi. Lokasi terjadinya hujan meteor adalah di lapisan atmosfer, yang bernama mesosfer.

7. Hujan Buatan




Salah satu cara membuat hujan adalah dengan menaburkan bahan-bahan higroskopis, seperti garam dan kalsium klorida (CaCl2) di ketinggian sekitar 1-2 kilometer di atas permukaan laut pada pagi hari. Ketika sudah terjadi kondensasi di awan, ditaburi lagi dengan urea di siang harinya untuk membentuk awan yang lebih besar dan mendung. Jadi, yang dimaksud dengan hujan buatan adalah percepatan terjadinya hujan oleh manusia.

Kesimpulan
- Siklus hidrologi adalah siklus perputaran air dari atmosfer ke bumi dan kembali lagi ke atmosfer.
- Siklus hidrologi teridiri dari beberapa proses yaitu
  1. Evaporasi, Transpirasi, Evapotranspirasi
  2. Kondensasi
  3. Adveksi
  4. Presipitasi
  5. Run Off, Infiltrasi, dan Intersepsi
- Hujan dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu
  1. Hujan Zenithal
  2. Hujan Orografis
  3. Hujan Frontal
  4. Hujan Muson
  5. Hujan Asam
  6. Hujan Meteor
  7. Hujan Buatan

Contoh Soal
1. Hujan yang terjadi akibat adanya hembusan angin dari Benua Asia ke Benua Australia adalah hujan ….
A. buatan
B. muson
C. siklonal
D. frontal

Pembahasan:
Aktivitas hembusan angin yang dimaksud dalam soal adalah aktivitas angin muson, maka jawaban yang benar tentunya yang B. muson.

2. Bentuk transpirasi dan kondensasi secara berturut-turut adalah ….
A. perembesan air dan aliran air
B. menjadi awan dan turun hujan
C. penguapan melalui tumbuhan dan menjadi awan
D. penguapan campuran dan menjadi awan

Pembahasan:
Transpirasi merupakan proses penguapan air yang berasal dari tumbuhan. Sedangkan, kondensasi merupakan pemadatan uap air menjadi awan. Maka, jawaban yang tepat adalah C. penguapan melalui tumbuhan dan menjadi awan.

Latihan Soal
1. Apa yang dimaksud dengan titik jenuh?
A. Titik tertinggi pembentukan awan.
B. Batas maksimal kapasitas penampungan uap air di awan.
C. Titik bertemunya udara panas dan dingin.
D. Titik terbentuknya es di awan.

2. Apa yang menyebabkan terjadinya kondensasi?
A. Suhu udara rendah dan tekanan udara rendah.
B. Suhu udara tinggi dan tekanan udara rendah.
C. Suhu udara tinggi dan tekana udara tinggi.
D. Suhu udara rendah dan tekanan udara tinggi.

Menghitung Jarak Episentrum (X.1 X.2 X.4 X.5)

                          1. Identitas  - Nama Guru         : Dewi Ratna Fahmi Arifin, S.Pd. - Mapel Diampu     : Geografi - Hari/Tanggal   ...